Indonesia

Indonesia

Si Centil dari Maluku Utara : Burung Bidadari....!!!

Si Centil dari Maluku Utara : Burung Bidadari....!!! | http://indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Si Centil dari Maluku Utara : Burung Bidadari....!!!
Burung Bidadari pantas digelari Si Centil dari Maluku Utara. Burung endemik Maluku yang mempunyai nama latin Semioptera wallacii dan merupakan salah satu jenis burung Cenderawasih ini selain mempunyai bulu yang indah layaknya bidadari juga mempunyai gerak tarian yang indah dan terkesan Centil terutama saat merayu pasangannya.

Sayangnya burung Bidadari (Semioptera wallacii) yang endemik Maluku Utara ini semakin hari semakin langka. Meskipun oleh IUCN Redlist hanya dikategorikan sebagai Least Concern, tetapi di lapangan burung berbulu indah layaknya bidadari ini semakin jarang ditemui.

Burung langka ini merupakan anggota famili Paradisaeidae (Cenderawasih) dan merupakan satu-satunya anggota genus Semioptera. 

Ditemukan pertama kali pada tahun 1858 oleh Alfred Russel Wallace. Oleh masyarakat lokal burung ini dikenal juga sebagai weak-weka, sedangkan dalam bahasa Inggris burung ini disebut sebagai Standardwing, Standard-wing Bird-of-paradise, atau Wallace’s Standardwing.

Ciri dan Perilaku Burung Bidadari. Burung Bidadari berukuran sedang, sekitar 28 cm. Berwarna coklat kehijauan zaitun. Burung bidadari jantan mempunyai mahkota warna ungu dan ungu-pucat mengkilat serta warna hijau zamrud pada dadanya. Burung Bidadari betina berukuran lebih kecil dengan warna cokelat zaitun dan serta punya ekor lebih panjang dibandingkan burung jantan.

Ciri khas burung Bidadari adalah dipunyainya dua pasang bulu putih yang panjang yang keluar menekuk dari sayapnya. Bulu ini dapat ditegakkan atau diturunkan sesuai keinginan burung ini.

Burung Centil dari Maluku Utara yang dikenal juga sebagai weak-weka ini memakan serangga, antropoda, dan buah-buahan. Burung jantan bersifat poligami.

Kecentilan burung berbulu indah ini terlihat terutama saat musim kawin. Burung jantan akan memamerkan kecantikan bulu dan bentang sayapnya serta kecentilan dalam menari untuk merayu dan menarik perhatian betinanya. Burung Bidadari betina akan menghampiri dan memilih satu pejantan yang dinilai paling indah tarian dan bentangan sayapnya.

Persebaran, Habitat, dan Populasi.
Si Centil dari Maluku Utara : Burung Bidadari ini menjadi jenis Cenderawasih yang tersebar di kawasan paling barat. Burung ini bisa dijumpai di pulau Halmahera dan Bacan di Maluku Utara.

Beberapa lokasi yang menjadi habitat burung Bidadari ini adalah hutan Tanah Putih, gunung Gamkonora, dan hutan Domato (Halmahera Barat), hutan Labi-labi di area Taman Nasional Aketajawe dan hutan Lolobata (Halmahera Timur). Burung bernama lokal weak-weka ini juga ditemukan di pulau Bacan.

Populasi burung Bidadari tidak diketahui dengan pasti tetapi dipastikan telah menurun jika dibandingkan dengan tahun 1980-an lantaran banyaknya kawasan hutan habitat burung bidadari yang mengalami deforestasi. Penurunan populasi juga diakibatkan oleh perburuan liar untuk menangkap burung Bidadari jantan yang mempunyai bulu indah.

Meskipun semakin sulit ditemukan di habitatnya, namun oleh IUCN Redlist, status konservasi burung ini masih dianggap aman sheingga masih diklasifikasikan sebagai Least Concern. Sedangkan oleh CITES, burung Bidadari Halmahera didaftarkan sebagai Apendiks II.

Pemerintah Indonesia, meskipun tidak spesifik menyebut nama spesies burung Bidadari dalam lampiran PP No. 7 Tahun 1999, namun burung ini tetap termasuk sebagai salah satu satwa yang dilindungi. Ini lantaran semua anggota famili Paradisaeidae atau berbagai jenis Cenderawasih, merupakan satwa yang dilindungi.

Ingin melihat centilnya tarian burung Bidadari?, tonton vidionya di situs http://www.arkive.org/wallaces-standardwing/semioptera-wallacii/video-00.html

Yang pasti burung berperilaku centil dan berbulu indah layaknya bidadari ini semakin hari semakin langka dan sulit ditemukan. Dan anehnya, banyak di antara kita yang belum mengenal burung ini, termasuk masyarakat Maluku Utara sendiri. Karenanya, tidak bisa tidak; Kenali dan lindungi “Bidadari Centil” ini.

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Aves; Ordo: Passeriformes; Famili: Paradisaeidae; Genus: Semioptera (Gray, 1859); Spesies: Semioptera wallacii.

Referensi :

http://alamendah.wordpress.com/2011/01/19/burung-bidadari-si-genit-dari-maluku-utara/
news.okezone.com/read/2009/06/10/1/227774/habitat-baru-burung-bidadari-ditemukan
www.iucnredlist.org/apps/redlist/details/146693/0
sains.kompas.com/read/2010/06/06/11420954/Burung.Bidadari.di.Ambang.Kepunahan
Share on Google Plus

About Poerwalaksana M.Djayasasmita

Poerwalaksana is a freelance web designer and developer with a passion for interaction design, Business Enthusiast, Start Up Enthusiast, Speaker and Writer. Inspired to make things looks better.

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment