Indonesia

Indonesia

Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!!

Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Tragedi memilukan ini selayaknya jadi pelajaran bagi kita semua, bagi bangsa kita, bangsa Indonesia harus menjadi lebih pintar dan lebih maju dari bangsa lainnya agar kejadian kerja paksa zaman Jepang seperti ini tidak terulang dalam sejarah perjalanan bangsa kita lagi. 

Dalam sejarah kolonialisme, Jepang merupakan negara pertama di Asia yang memiliki pandangan dan aksi kolonialisme. 

Kolonialisme Jepang memang pada akhirnya menjadi kolonialisme yang sangat pendek. Kolonialime Jepang memang belum sebanding jika disandingkan dengan kolonialime bangsa bangsa Eropa atas Asia, Afrika, dan Amerika dalam sejarah abad ke-15 hingga ke-20.

Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Memang harus diakui, Jepang sempat mengejutkan Eropa, menjelma menjadi kekuatan kapital-militeristik yang membuat repot Eropa dan Amerika. 

Beroperasinya kolonialisme Jepang disusun oleh Tanaka arsitek perang modern yang juga menjadi perdana menteri Jepang waktu 1927-1929. Pikiran pikiran Tanaka ditungakannya ke dalam Memorandum Tanaka. 

Memorandum ini berisi rencana Jepang untuk memikul tugas suci untuk memimpin bangsa bangsa Asia Timur. Pandangan ini pada akhirnya mewujud menjadi doktrin dengan nama Hakko I Chiu; dunia dalam satu keluarga dibawah pimpinan Jepang.

Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Terinsipirasi dari semangat ini, berubahlah Jepang menjadi kekuatan militer yang sangat disegani. Dalam sejarah perang dunia II, kemampuan militer Jepang dalam sesaat mampu menghancurkan sekutu, dan dalam sekejap menguasai Asia Tenggara serta sebagian pasifik. 

Dominasi Jepang ini pada akhirnya berakhir dengan tragis, dalam satu hari pada 9 Agustus 1945 pesawat pembom B 29 milik Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Kota Hiroshima dan Nagasaki. 

Inilah momentum kekalahan Jepang, serta berakhir pulalah dominasinya di Asia timur dan sebagian Pasifik.

Jepang masuk ke Indonesia
Masuknya Jepang ke Indonesia, awalnya disambut gembira oleh para pejuang kemerdekaan waktu itu. Jepang dianggap sebagai saudara, sesama Asia yang membantu mengusir Kolonial Belanda . 

Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Namun, sesaat setelah Jepang mendarat di Hindia Belanda (Indonesia-saat ini), ternyata Jepang berbuat yang tak kalah licik dan bengisnya. 

Jepang berupaya menghapus pengaruh kultural barat yang telah hinggap di Hindi Belanda, dan yang kedua Jepang mengeruk sumber sumber kekayaan alam strategis yang ada di tanah air kita. 

Pasokan sumber sumber alam ini digunakan untuk membiayai perang Jepang dengan Sekutu di Asia Timur dan Pasifik.

Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Luasnya daerah pendudukan Jepang membuat Jepang memerlukan tenaga kerja yang begitu besar. Tenaga kerja ini dibutuhkan untuk membangun kubu pertahanan, lapangan udara darurat, gudang bawah tanah, jalan raya dan jembatan. 

Tenaga tenaga kerja ini diambilkan dari penduduk Jawa yang cukup padat. 

Para tenaga kerja ini (popular di sebut dengan Romusha). Jejaring tentara Jepang untuk menjalankan romusha merangsek hingga ke desa desa. 

Dalam catatan, setidaknya ada 300.000 tenaga romusha yang dikirim ke berbagai negara di Asia Tenggara, 70.000 orang diantaranya dalam kondisi menyedihkan dan berakhir dengan kematian.

Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Para romusha juga melibatkan kaum perempuan. Mereka dibujuk rayu di iming iming mendapatkan pekerjaan, namun mereka di bawa ke kamp kamp tertutup untuk dijadikan wanita penghibur (Baca juga : Jugun Ianfu). 

Romusha juga melibatkan tokoh tokoh pergerakan waktu itu. Mereka dipaksa oleh Jepang untuk menjadi tenaga tenaga paksa tersebut. Diantara para romusha yang berasal dari tokoh pergerakan adalah Soekarno dan Otto Iskandardinata. 

Mereka berdua dipaksan tentara pendudukan Jepang untuk membuat lapangan udara darurat.

Jepang melakukan rekruitmen calon calon romusha, pola tingkatan, serta alokasi tenaga kerja paksa ini. Basis paparannya melihat praktik romusha dan proyek proyeknya di Gunung Madur dan sekitar Banten. 

Namun pada saat yang sama, Jepang berhasil memanipulasi keberadaan romusha ini ke dunia internasional. Untuk menyamarkan keberadaan romusha, Jepang memperhalus istilah romusha dengan "pekerja ekonomi" atau pahlawan pekerja.

Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Pada pertengahan tahun 1943, para romusha semakin di eksploitasi oleh Jepang. Karena kekalahan Jepang pada Perang Pasifik, Romusha romusha ini digunakan sebagai tenaga swasembada untuk mendukung perang secara langsung. 

Karena disetiap angkatan perang Jepang membutuhkan tenaga tenaga kerja paksa ini untuk mengefisiensikan biaya perang Jepang. 

Pada situasi seperti ini, permintaan terhadap romusha semakin tak terkendali.

Jika kita melihat angka tahunnya, proyek romusha di Indonesia berjalan dalam tempo dua tahun. Bukanlah waktu yang pendek untuk menghasilkan penderitaan dan kematian sebagaimana yang terungkap dalam data diatas. 

Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Barulah pada tahun 1945, Hindia Belanda merdeka menjadi Indonesia, serta mengakhiri proyek dan impian kolonialisasi Jepang.

Romusha adalah panggilan bagi orang Indonesia yang dipekerjakan secara paksa pada masa penjajahan Jepang di indonesia dari tahun 1942 hingga 1945. 

Kebanyakan romusha adalah petani, dan sejak Oktober 1943 pihak Jepang mewajibkan para petani menjadi romusha. 

Jumlah orang-orang yang menjadi romusha tidak diketahui pasti-perkiraan yang ada bervariasi dari 4-10 juta.
Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com/
Betapa sedihnya kita melihat orang Indonesia pada jaman penjajahan harus kerja paksa seperti itu ada yang sampai kurus kering, ada yang sudah tua masih di paksa untuk bekerja, bahkan ibu yang sedang hamil pun juga dipaksa untuk berkerja .

Bersyukurlah kita yang hidup sekarang ini, sudah bebas dari masa-masa penjajahan. Dan jangan lupa hormati jasa-jasa para pahlawan kita yang sudah membebaskan kita dari masa penjajahan dan berjuang untuk kemerdekaan negara kita.





Romusha...Kejamnya Kerja Paksa Zaman Jepang...!!! | indonesiatanahairku-indonesia.blogspot.com | Indonesia | Semua Tentang Indonesia




Share on Google Plus

About Poerwalaksana M.Djayasasmita

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment